Mencapai 40 Milyar Anggaran untuk Penanganan dan Dampak Covid-19 di Bener Meriah

06-04-2020 17:18:57
 
Redelong- Bupati Bener Meriah, Aceh mengatakan bahwa diperkirakan secara keseluruhan anggaran yang dialokasikan untuk penangan covid-19 di Bener Meriah mencapai 40 milyar. Dana itu diakumulasikan mulai dari APBK maupun APBN.
 
 “Perkiraan anggaran penanganan covid-19 dan membantu perekonomian masyarakat mencapai 40 milyar," sebutnya, Senin (6/4/2020) di Posko Penanganan Covid-19 Bener Meriah  yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata  Riswandika Putra, Kepala BPBD Abdul Kadir, Kepala Dinas Perdagangan Miharbi, Kepala Dinas Kominfo Irmasnyah, Kabag Humas Wahidi, dan Ketua MPU Bener Meriah Tgk Almuzani.
 
Dari APBK Bener Meriah sebanyak 4 milyar yang digeser untuk penangan covid-19. Selebihnya dari APBN yakni seperti dana desa, bantuan sosial, kata Sarkawi. 
 
Tgk Sarkawi juga menegaskan dalam mengantisipasi penyebaran wabah covid-19 
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19, dan dampak ekonomi masyarakat  di Kabupaten Bener Meriah. 
 
“Ada dua hal yang terus kita antisipasi dan hadapi selama ini, yang pertama mengantisipasi penyebaran covid-19 dan dampak ekonomi akibat covid-19," kata Sarkawi .
 
Dalam kesempatan itu, Bupati Bener Meriah menuturkan, dalam mengantisipasi penyebaran wabah covid-19 beberapa langkah preventif yang telah ditempuh baik secara tim, secara instansi maupun secara perorangan. 
 
“Secara preventif sudah banyak dilakukan, seperti menghimbau mayarakat untuk tidak melakukan kerumunan, social distancing (phisycal distancing), tidak menggelar pesta yang melibatkan orang banyak, mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih, dan mengajak masyarakat untuk membudayakan menanam,“ jelas Abuya Sarkawi.
 
Mengantisipasi dampak ekonomi, Pemerintah Bener Meriah melalui Dinas Pertanian  akan membatu modal usaha masyarakat. Melalui Dinas Sosial juga memberi bantuan langsung. Tgk Sarkawi juga menegaskan, dalam mengantisipasi penyebaran wabah covid-19, telah mengintruksikan setiap kampung juga di bentuk tim pencegahan. (gn/fa/diskominfo-bm).